Ilmu Menjelaskan Bacaan Tadarus Al-Quran Obat Mujarab Menyembuhkan Sel Otak yang Rusak: Okezone techno

JAKARTASains menjelaskan bahwa ada banyak manfaat mengaji bagi pendengarnya, salah satunya dalam bidang kesehatan.

Sebuah studi ilmiah yang dilakukan oleh para ilmuwan mengungkapkan bahwa mendengarkan bacaan Alquran dapat menyembuhkan sel-sel otak yang telah rusak.

Diproduksi dari Popular Islamic YouTube, Senin (4/4/2022), berikut fakta ilmiah tentang keajaiban membaca dan mendengarkan bacaan Al-Qur’an.

Firman Allah SWT Tentang Khasiat Al-Qur’an Bagi Kesehatan

Temuan ilmiah ini sebenarnya sejalan dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah SWT:

لُ الْقُرْءَانِ ا لِّلْمُؤْمِنِينَ لَا لٱ

Artinya: Dan Kami turunkan dari Al Qur’an sesuatu yang menjadi penawar (obat) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman, dan Al Qur’an itu tidak menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian (QS. Al-Isra: 82).

Al-Qur’an Menjadi Gelombang Suara yang Sehat dan Bersih

Berbagai masalah dalam kehidupan membuat sel-sel otak manusia bekerja keras dan perlahan kehilangan kualitas dan kapasitasnya sehingga menjadi rusak.

Sejumlah ilmuwan juga menemukan fakta bahwa kondisi seperti itu bisa diperbaiki dengan terapi suara yang mampu memicu sel sehat dan bersih. Dan itu ternyata ditemukan dalam lantunan ayat suci Al-Qur’an.

Sebuah studi ilmiah yang dilakukan oleh Dr. Ahmed Al-Qadhi di Great Clinic of Florida, Amerika Serikat membuktikan bahwa perubahan fisiologis terjadi pada sistem saraf otak dari sampel pasien yang mendengarkan bacaan Al-Qur’an dan kemudian dipantau oleh sistem yang sangat canggih di klinik yang terletak di Panama City, Florida. .

Penelitian ini, melakukan 120 eksperimen terhadap lima relawan dari pria dan wanita dengan kelompok usia dan status yang berbeda sebagai non-Muslim dan tidak mengerti bahasa Arab. Eksperimen yang dilakukan melibatkan pembacaan ayat-ayat Alquran bersama dengan teks Arab biasa.

Baca Juga :  2 Cara Mengunci Profil Facebook Agar Tidak Disalahgunakan Orang Lain : Okezone techno

Hasilnya, membuktikan bahwa ada 97 persen efek positif pada subjek eksperimen yang mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an dibandingkan dengan mereka yang hanya mendengarkan teks Arab biasa.

Ini membuktikan bahwa mendengarkan Al-Qur’an bisa menjadi obat dan merupakan gelombang suara yang sehat dan bersih, yang selama ini dicari para ilmuwan untuk menyembuhkan sel-sel otak yang rusak.

Manfaat Positif Secara Psikologis

Dampak perbaikan sel-sel otak yang rusak sangat terasa secara psikologis, dimana subjek penelitian yang mendengarkan lantunan ayat-ayat Alquran mengalami penurunan depresi, penurunan kesedihan, peningkatan ketenangan jiwa, dan dijauhkan dari berbagai penyakit.

Penelitian Dr Ahmed Al-Qadhi ini juga didukung oleh temuan yang sama oleh peneliti lain, yaitu penelitian ilmiah yang dilakukan oleh Muhammad Salim yang diterbitkan oleh Boston University.

Baik Dr Ahmed Al-Qadhi maupun Muhammad Salim membuktikan bahwa membaca Al-Qur’an dengan nyaring dapat menimbulkan getaran yang dapat membuat sel-sel yang rusak dalam tubuh manusia sembuh dan bekerja dengan baik sehingga berdampak luar biasa bagi kesehatan fisik dan mental.