NASA menemukan komet terbesar dalam sejarah, lebar ratusan kilometer : Okezone techno

JAKARTANASA Temukan komet terbesar dalam sejarah. Ukurannya tidak main-main, mencapai 50 kali lebih besar dari komet terbesar yang pernah terdeteksi, dengan lebar hampir 140 kilometer.

Dilansir dari Science Alert, Jumat (15/4/2022), bentuk komet raksasa yang diberi nama C/2014 UN271 (Bernardinelli-Bernstein), tertangkap teleskop luar angkasa Hubble.

Diketahui bahwa komet telah melakukan perjalanan ke Matahari selama lebih dari 1 juta tahun. Komet C/2014 UN271 berasal dari Awan Oort yang merupakan hamburan bola raksasa dari benda-benda es di bentangan terdalam dan terjauh Tata Surya. Sejauh ini, Oort Cloud sendiri sulit dideteksi.

Komet C/2014 UN271, diperkirakan telah tercipta sejak awal pembentukan Tata Surya bagian dalam. Gravitasi planet-planet raksasa seperti Jupiter dan Saturnuslah yang mendekatkan komet C/2014 UN271.

“Komet ini benar-benar puncak gunung es bagi ribuan komet yang terlalu redup. Kami selalu mengira komet ini pasti besar karena sangat terang pada jarak yang begitu jauh. Sekarang kami bisa memastikannya,” kata astronom David Jewitt dari Universitas California, Los Angeles. Angeles (UCLA).

Keberadaan komet C/2014 UN271 sendiri sebenarnya sudah diduga sejak tahun 2010. Sejak itu komet ini diteliti secara intensif hingga akhirnya terkumpul informasi mengenai komet tersebut pada rentang tahun 2014 hingga 2018.

Akhirnya, baru-baru ini Jewitt dan rekan peneliti, yang dipimpin oleh penulis pertama Man-To Hui dari Universitas Sains dan Teknologi Makau, menghitung ukuran C/2014 UN271 dalam resolusi tertinggi.

Mereka menghitung berdasarkan perkiraan sebelumnya, menggunakan pengamatan dan pemodelan Hubble untuk mengisolasi inti dari koma komet, hingga keberadaan komet dikonfirmasi.

(amj)

Baca Juga :  Polytron Komitmen Memenuhi Kebutuhan Pasar dengan Meluncurkan Inovasi Teknologi Modern dan Kekinian : Okezone techno