Astronom Mengatakan Cincin Saturnus Akan Menghilang, Kapan dan Apa Penyebabnya? : Okezone techno

JAKARTASaturnus terbilang unik di antara planet-planet di Tata Surya, karena memiliki cincin yang mengelilinginya. Namun diprediksi akan hilang.

Dihimpun dari Republic World, Jumat (1/4/2022), cincin yang mengelilingi Saturnus menjadi daya tarik tersendiri bagi para astronom, dan kini mereka khawatir jika tidak bertahan lama dan menghilang.

Fenomena prediksi hilangnya cincin di Saturnus disampaikan astronom dari Japan Space Exploration Agency (JAXA), James O’Donoghue.

Sementara itu, NASA menjelaskan bahwa cincin di Saturnus merupakan bongkahan es air dengan ukuran yang berbeda-beda, mulai dari ukuran gunung hingga sekecil butiran pasir.

Disebutkan bahwa cincin ini merupakan salah satu dari tiga komponen utama sistem Saturnus.

Pesawat ruang angkasa Cassini NASA pernah mencapai Saturnus pada tahun 2004, menemukan bahwa beberapa materi di cincin-E Saturnus, cincin lingkaran terluar dan paling terang, adalah hasil dari pancaran air yang muncul dari bulan Enceladus.

Dalam sebuah wawancara dengan The Atlantic, O’Donoghue menjelaskan, cincin Saturnus menghilang karena elektrifikasi materi berdebu, sesuatu yang disebabkan oleh gangguan mikrometeorit dan radiasi matahari.

Setelah dialiri listrik, partikel-partikel ini kemudian disejajarkan dengan garis medan magnet Saturnus. Kemudian, partikel-partikel yang dialiri listrik ini terlalu dekat dengan puncak atmosfer Saturnus sehingga gravitasi Saturnus menariknya ke dalam planet.

Kelanjutan dari proses ini, yang oleh para ilmuwan disebut ‘hujan cincin’, akan menyebabkan cincin-cincin itu menghilang dalam beberapa juta tahun mendatang.

O’Donoghue mengatakan cincin itu akan bertahan paling lama 300 juta tahun lagi.

(amj)

Baca Juga :  Studi Baru Ungkap 21 Persen Reptil Terancam Punah Termasuk King Kobra : Okezone techno