Al-Qur’an dan Ilmu Pengetahuan, Menjelaskan Manfaat Luar Biasa Puasa Ramadhan Bagi Tubuh : Okezone techno

JAKARTARamadan Ini merupakan tanda bagi umat Islam untuk menjalankan kewajiban puasa. Dari sudut pandang ilmiah, tampaknya puasa memiliki banyak manfaat yang luar biasa bagi tubuh manusia.

Sebagaimana diketahui, perintah puasa sendiri telah disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Al Baqarah Ayat 183. Allah SWT berfirman:

اَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا لَيْكُمُ الصِّيَامُ ا لَى الَّذِيْنَ لِكُمْ لََُلَّكُمْ

“Hai orang-orang yang beriman, wajib atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu bertakwa,” bunyi ayat tersebut.

Dalam buku ‘Al-Qur’an vs Ilmu Modern Menurut Dr. Zakir Naik’ karya Ramadhani dkk, dijelaskan bahwa puasa dapat menyembuhkan sejumlah penyakit.

Sementara itu, banyak ilmuwan yang melakukan penelitian tentang puasa dan pengaruhnya terhadap tubuh manusia. Ilmuwan mengatakan metabolisme tubuh akan meningkat saat seseorang mengonsumsi makanan.

Kemudian, saat puasa mengurangi asupan makanan, rata-rata metabolisme tubuh menurun sekitar 20 persen. Ketika seseorang berpuasa secara teratur beberapa hari dalam sebulan, stabilitas menurun, metabolisme tubuh rata-rata menurun karena puasa.

Dan tentu saja ada sedikit penurunan berat badan, tetapi itu akan meningkatkan glukosa. Sejauh ini, semuanya tetap konstan, apakah itu testosteron atau jumlah sel, natrium, kalium, dan urea. Selain kolesterol tinggi (HDL) atau kolesterol rendah (LDL), semua organ dalam tubuh tetap berfungsi normal.

Puasa tidak berpengaruh pada semua ini, kecuali untuk meningkatkan glukosa dan mengurangi berat badan. Jika seseorang berpuasa 13 jam selama 30 hari atau sebulan, tidak akan mempengaruhi produktivitas hormon testosteron.

Ada beberapa pencarian yang dilakukan dalam sebuah studi untuk studi yang disebut peningkatan oksidasi kesehatan pria dan wanita, sarana pemeliharaan berat badan. Tentunya selama berpuasa seseorang bisa mengetahui perubahan-perubahan yang terjadi pada organ-organ tubuh yang berkaitan dengan belajar.

Baca Juga :  2 Cara Membuat Font Centang Biru TikTok : Okezone techno

Puasa juga meningkatkan oksidasi dan mengurangi penumpukan karbohidrat. Selain itu, penelitian yang dilakukan pada wanita menyusui saat berpuasa, menunjukkan bahwa puasa tidak menambah atau mengurangi dan tidak mengubah volume ASI.

Sejauh menyangkut susu, kadar glukosa dan laktosa semuanya sama. Tidak ada perubahan bagi ibu yang menyusui anaknya.

Puasa dianggap memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah membuang racun dalam tubuh. Puasa dapat mengobati penyakit tertentu, seperti radang sendi. Puasa juga membantu seseorang yang sedang sakit agar cepat sembuh atau sembuh.

Ketika seseorang berpuasa, tubuhnya akan beristirahat dan racun akan dikeluarkan dari dalam tubuh, sehingga membantu untuk pulih dengan cepat. Puasa juga sangat baik untuk mengubah perilaku.

Kemudian puasa juga dapat menghentikan kecanduan alkohol, rokok, dan junk food yang jika tidak dihentikan akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Untuk penyakit tertentu seperti diabetes yang sudah bergantung pada insulin tentu tidak bisa berpuasa karena harus menggunakan insulin secara teratur.

Namun sebenarnya puasa dapat menghidupkan kembali insulin dalam tubuh. Untuk penyakit seperti TBC, arthritis, pencernaan, lupus, dan penyakit kulit, puasa sangat membantu proses penyembuhan.

Ada penelitian terkait efek puasa terhadap menstruasi wanita seperti siklus reproduksi dan lain-lain yang ternyata tidak mengalami perubahan pada tubuh manusia. Semuanya tidak memiliki efek negatif atau positif.